, ,

Kondisi Terkini Gunung Dempo di Pagar Alam, Hampir 5 Tahun Berstatus Waspada, Sering Terjadi Erupsi

oleh -112 Dilihat

Pagaralam – Kondisi Terkini Gunung Dempo di Pagar Alam, Hampir 5 Tahun Berstatus Waspada, Sering Terjadi Erupsi. Berdasarkan data yang didapat dari Pos Pemantau Gunung Api Dempo (GAD) Kota Pagar Alam per Kamis (20/11/2025) status GAD masih berada dilevel II atau waspada.

Status level II (Waspada) ini ditetapkan pada 22 Januari tahun 2022 lalu. Untuk itu saat ini Gunung Api Dempo masih menyandang status Level II (Waspasa) hampir lima tahun. Direntang waktu tersebut Gunung Api Dempo aktivitasnya mengalami fluktiatif. Bahkan beberapa kali tercatat Gunung Api Dempo mengalami erupsi abu vulkanik atau biasa disebut erupsi fraktif.

Kondisi ini membuat status Level II atau waspada belum bisa diturunkan menjadi aktif normal karena aktivitasnya masih turun naik. Petugas Pos Pemantau GAD Megian Nugraha saat dikonfirmasi sripoku.com, Kamis (20/11/2025) menyebutkan, jika sampai saat ini Gunung Api Dempo masih berstatus level II atau waspada. Megian menjelaskan, tercatat sejak ditetapkan berstatus waspada pada tahun 2022 lalu GAD sudah delapan kali erupsi. “Berdasakan catatan kami sejak ditetapkan berstatus waspada Gunung Api Dempo ini sudah delapan kali erupsi freaktik. Gunung Api Dempo ini memang memiliki krakter erupsi freaktik yang berbeda dengan gunung api lainnya,” jelasnya.

Baca Juga : Daftar Tarif Tol Bakauheni-Terbanggi Besar Terbaru, Resmi Naik Mulai 27 November 2025

Kondisi Terkini Gunung Dempo
Kondisi Terkini Gunung Dempo

Untuk update aktivitas GAD selama 24 jam ini atau periode pengamatan tanggal 19 November 2025 sejak pukul 00.00-24.00 wib yaitu terlihat cuaca cerah dan mendung. Angin bertiup lemah ke arah selatan dan barat. Suhu udara 18-28 °C. Secara visual Gunung jelas hingga kabut 0-III. Asap kawah tidak teramati. Sedangkan untuk kegempaan tercatat Tremor Menerus (Microtremor) terekam dengan amplitudo 0.5-1 mm (dominan 0.5 mm).

“Kami tetap merekomendasikan agar masyarakat, pengunjung/wisatawan tidak mendekati dan bermalam (camping) di pusat aktivitas kawah Marapi – G. Dempo dalam radius 1 km, serta arah bukaan kawah sejauh 2 km ke sektor utara, mengingat kawah sebagai pusat letusan dan gas-gas vulkanik yang dapat membahayakan bagi kehidupan,” imbaunya.

“Masyarakat tidak terpancing oleh berita-berita yang tidak bertanggungjawab mengenai aktivitas G. Dempo dan mengikuti arahan dari instansi yang berwenang yakni Badan Geologi, yang akan terus melakukan koordinasi dengan BNPB dan K/L, Pemda, dan instansi terkait lainnya,” tambahnya.

 

Shoppe Mall

No More Posts Available.

No more pages to load.